ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Gemar Lari? Selamat, Kamu Bisa Terhindar dari Radang Sendi Lutut |
Jakarta, Jika gemar melakukan
olahraga lari, Kamu patut bersyukur. Sebab kegemaran ini bisa membawa manfaat
bagi kesehatan sendi lutut dalam jangka panjang. Mumpung Minggu pagi, yuk
olahraga lari!
Penelitian dari Bringham Young University di Utah, Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa berlari mengurangi peradangan pada sendi lutut. Berlari juga memperlambat proses yang mengarah pada osteoarthritis. Osteoarthritis adalah kondisi di mana sendi mengalami kerusakan sehingga membuat rasa nyeri. Tulang rawan pada lutut umumnya rusak karena mendapat tekanan berlebih atau alami trauma.
Penelitian yang dipublikasikan dalam
European Journal of Applied Phsyiology ini dilakukan dengan cara mengukur
penanda peradangan cairan di lutut sendi dari beberapa pria dan wanita berusia
18-35 tahun. Pengukuran dilakukan sebelum maupun sesudah lari.
Peneliti menemukan terdapat penanda khusus dalam cairan sinovial yang diekstrak yaitu dua sitokin bernama GM-CSF dan IL-15. Cairan tersebut menurunkan konsentrasi peserta setelah 30 menit berlari. Ketika cairan yang sama diekstraksi sebelum dan sesudah berolahraga, penanda inflamasi berada di tingkat yang sama.
Peneliti menemukan terdapat penanda khusus dalam cairan sinovial yang diekstrak yaitu dua sitokin bernama GM-CSF dan IL-15. Cairan tersebut menurunkan konsentrasi peserta setelah 30 menit berlari. Ketika cairan yang sama diekstraksi sebelum dan sesudah berolahraga, penanda inflamasi berada di tingkat yang sama.
![]() |
| Gemar Lari? Selamat, Kamu Bisa Terhindar dari Radang Sendi Lutut |
"Yang kita sekarang tahu adalah
untuk individu yang masih muda dan individu yang sehat, olahraga menciptakan
lingkungan antiperadangan yang bermanfaat bagi kesehatan sendi dalam jangka
panjang," kata Robert Hyldahl, peneliti dari Universitas Brigham Young di
Utah, AS. Seperti dikutip dari laman Boldsky, Minggu (18/12/2016).
Hydahl menambahkan hasil penelitian menunjukkan berlari bisa membantu menunda timbulnya penyakit degeneratif sendi seperti osteoarthritis.
Hydahl menambahkan hasil penelitian menunjukkan berlari bisa membantu menunda timbulnya penyakit degeneratif sendi seperti osteoarthritis.
Tapi tentu saja jangan sembarangan. Ahli
Ortopedi Konsultan Sport Medicine dr Andre Pontoh, SpOT(K), dari Rumah Sakit
Pondok Indah (RSPI) beberapa waktu lalu menuturkan lari tidak dianjurkan bagi
orang dengan obesitas karena justru bisa meningkatkan risiko osteoarthritis.
Studi yang dilakukan sebelumnya oleh peneliti bernama Grace Hsiao-Wei Lo juga memang membuktikan bahwa orang yang Body Mass Index (BMI) di atas rata-rata dapat meningkatkan risiko osteoarthritis sampai 7 persen dengan berlari.
Ross Miller, Ph.D, ahli kesehatan olahraga asal Kanada juga pernah menyampaikan ketika berlari, daerah lutut dan kaki akan terbebani oleh 5-12 kali berat badan. Beban yang didapat lutut juga dipengaruhi oleh jarak dan kecepatan ketika berlari.
Tetapi Miller menyanggah jika berlari akan meningkatkan risiko osteoarthritis ketika uzur. Penelitian yang dilakukannya menemukan bahwa beban yang ditanggung lutut ketika berlari dan berjalan ternyata tidak jauh berbeda. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan lamanya kaki menginjak tanah ketika berlari dan berjalan. Dia menegaskan salah satu penyebab risiko osteoarthritis meningkat adalah kelebihan berat badan atau obesitas.
Studi yang dilakukan sebelumnya oleh peneliti bernama Grace Hsiao-Wei Lo juga memang membuktikan bahwa orang yang Body Mass Index (BMI) di atas rata-rata dapat meningkatkan risiko osteoarthritis sampai 7 persen dengan berlari.
Ross Miller, Ph.D, ahli kesehatan olahraga asal Kanada juga pernah menyampaikan ketika berlari, daerah lutut dan kaki akan terbebani oleh 5-12 kali berat badan. Beban yang didapat lutut juga dipengaruhi oleh jarak dan kecepatan ketika berlari.
Tetapi Miller menyanggah jika berlari akan meningkatkan risiko osteoarthritis ketika uzur. Penelitian yang dilakukannya menemukan bahwa beban yang ditanggung lutut ketika berlari dan berjalan ternyata tidak jauh berbeda. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan lamanya kaki menginjak tanah ketika berlari dan berjalan. Dia menegaskan salah satu penyebab risiko osteoarthritis meningkat adalah kelebihan berat badan atau obesitas.


0 Response to "Gemar Lari? Selamat, Kamu Bisa Terhindar dari Radang Sendi Lutut"
Posting Komentar