iklan

Hatiku Hancur Saat Bayi yang Masih Kukandung Diambil Orang Asing

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Hatiku Hancur Saat Bayi yang Masih Kukandung Diambil Orang Asing
Hatiku Hancur Saat Bayi yang Masih Kukandung Diambil Orang Asing

Menantikan kelahiran buah hati yang masih dalam kandungan menjadi salah satu momen berharga bagi seorang ibu. Terlebih jika waktu melahirkan sudah dekat. Namun apa jadinya saat bulan kelahiran sudah di depan mata tetapi sang janin hilang? Michelle Wilkins tahu rasanya. Putri yang masih dikandung tewas di tangan orang yang memiliki gangguan kejiwaan. Meski sudah 6 bulan berlalu, ia masih belum bisa merelakan kehilangan mendalam, dan membagikan kisahnya pada dailymail.co.uk.

Saat itu Michelle Wilkins sedang mengandung 8 bulan. Ia mengunjungi kediaman Dynel Lane, untuk menanggapi permintaan iklan pakaian ibu hamil

“Saat aku masuk ke dalam rumah itu, Dynel berkata ‘Kamu pakai ukuran apa? Sepertinya ini muat untuk kamu’. Dia lalu mengumpulkan baju-baju itu dalam sebuah tas, dan memberikannya padaku. Saat aku hendak keluar dari rumah itu dan sudah membuka pintu, ia berkata ‘Aku punya beberapa baju bayi perempuan, hadiah dari teman sebelum aku tahu bahwa anakku laki-laki. Kamu mau?’. Aku pun merasa agak aneh karena tiba-tiba aku mendapatkan semua yang kubutuhkan,” cerita Michelle.

Karena takut dikira tidak sopan, Michelle pun memutuskan untuk tinggal di rumah itu lebih lama. Namun tiba-tiba Dynel menyerobot jalannya, dan menutup pintu yang sudah dibuka oleh Michelle. Saat itulah Michelle mengaku bahwa Dynel mulai menyerangnya. Sementara Dynel sendiri mengaku bahwa saat itu ia hendak menolong Michelle. “Dia memukul punggungku dengan sangat keras, dan aku bertanya ‘Apa ada laba-laba di punggungku?’. Dynel pun membenarkan dan mengatakan bahwa ia berhasil memukul laba-laba itu. Aku mencoba meraba punggungku sambil bertanya ‘Apa yang kamu lakukan? Aku hanya ingin pulang, aku tidak bermaksud menyakiti perasaanmu’.”

Michelle lalu berjalan menuju pintu lagi, saat kemudian Dynel menariknya dengan kasar, lalu mendorongnya ke arah kamar mandi. Selama perjalanan menuju kamar mandi, Michelle berusaha keras untuk melawan dan melepaskan diri dari Dynel. Saat sudah dekat dengan kamar mandi, Dynel mendorong Michelle lagi ke arah kamar tidur.

“Kami saling melawan dan dia terus berkata bahwa ia akan melaporkanku pada polisi. Aku pun berkata bahwa aku yang akan menelepon polisi dan melaporkannya. Saat sudah tiba di kamar, dia melemparkanku ke tempat tidur, dan berusaha untuk membekap wajahku dengan bantal. Sungguh sangat mengerikan.”

“Ia kemudian memukulkan sesuatu di kepalaku, dan aku merasakan cairan membasahi tubuhku. Aku terus bertanya mengapa ia melakukan hal itu. Dalam benakku, aku yakin bahwa cinta dapat memotivasi. Aku pun berkata bahwa aku mencintainya. Sebaliknya, ia malah menusukku, sambil berkata, ‘Jika kamu mencintaiku, kamu akan membiarkanku melakukan ini’.” Michelle tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Beberapa saat kemudian, Michelle tersadar dengan kondisi bingung, dan segera menelepon polisi untuk menyelamatkan nyawanya sendiri.

Karena kejadian itu, janin berusia 8 bulan dalam kandungannya yang diberi nama Aurora pun tewas. Sementara Michelle sendiri selamat, yang dianggap ajaib oleh banyak orang. Michelle bercerita bahwa saat menggendong Aurora yang sudah tewas, ia dan Dan pasangannya benar-benar merasa seperti keluarga. Michelle juga tetap bersyukur ia sempat menggendong dan memeluk Aurora yang menurutnya sangat sempurna, meski hanya sebentar.

Dynel sendiri kini dikenakan denda sebesar $2 juta atau Rp 28.623.000.000. Dynel tidak mengakui 8 tuduhan yang dituduhkan padanya termasuk di antaranya, pelanggaran hukum karena menggagalkan kehamilan, melakukan percobaan pembunuhan, dan melakukan penyerangan. Dynel mengaku bahwa ia menusuk perut Michelle dan mengeluarkan bayinya untuk menyelamatkan si bayi, saat Michelle berusaha untuk menusuknya. Dynel juga diduga mengaku pada suaminya bahwa ia melahirkan di tangga rumah.Keduanya segera membawa bayi itu ke rumah sakit. Sementara saat di rumah sakit, Dynel tidak mau melepaskan mayat si bayi tersebut sambil terus menyebutnya sebagai ‘putraku’.

Kini, meski sudah 6 bulan berlalu, Michelle masih merasakan sedih mendalam. Ia juga sudah pindah rumah demi mencoba untuk merelakan kepergian anaknya.

Akhir kisah ini memang di luar dugaan. Saya berharap bahwa akan terbongkar alasan Dynel melakukan hal itu. Namun kejadian ini sungguh sangat tragis dan mengerikan. Semoga Michelle tetap kuat dan bisa menjalani hari-hari dengan lebih ikhlas.


ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Hatiku Hancur Saat Bayi yang Masih Kukandung Diambil Orang Asing"

Posting Komentar